Langsung ke konten utama
Terimakasih Mei atas Semua Kisah mu 1 bulan terakhir ..
ya darimu aku banyak belajar
belajar cara melupakan..
belajar bagaimana mengikhlaskan ..
belajar menjadi lebih baik lagi..

Terimakasih Mei
Kau beri Kenangan Indah itu
kenpAku bahagya mengenalnya..
Aku menyayangi nya seperti yang kau tau
tapi kenapa Mei
engkau juga yang memisahkan
bukan..
bukan dia yang salah ..
bukan waktu yang tidak tepat hanya saja aku yang belum siap ..
Aku belum siap..
aku belum siap ..

Terimakasih Mei atas Warna yang telah kau lukis
terimaksih karena membuat ku tegar karena aku bisa melupakannya
tapi kenapaa ??
 di akhir kau malah memberi ku isak tangis yang sungguh membuat dada ini terasa sesak
kau  hadirkan kembali dia..

Dia yang telah lama pergi ..
dia yang berhasil aku lupakan
dia yang membuat aku terluka
dia yang justru membuat aku jatuh cinta..

aku tau walau raganya tak berbentuk
aku tau walau dia hanya imajinasi
aku tau dia itu hanya angin
dan aku mencintai kehampaan ;'(

aku terasa gila akan hal itu
terus bermain dengan imajinasiku sendiri
aku binguung ;'(
apa yang harus saya jawab??
iyaa saya mencintainya
sungguh mencintainya

tapi kenapa waktu begitu kejam
kenapa dia tetap egois
kenapa dia belum memberi saat yang tepat
kenapa dia belum juga mempertemukan..

aku bosan menunggu
aku bosan bertahan
aku bosaaaaaaan

ingin ku teriak agar dia tau
aku merindukannya ..
aku menyayanginya

tapi apa daya suaraku telah serak
aku tak mampu lagi untuk bersuara
tangis itu semakin membuat suaraku parau

apakah disana kau dengar suara tangis ini
apakah kau juga merasakan
yang kurasa ??
rasa rindu yang sangat menyiksa ini
yang perlahan-lahan telah membunuhku ..
membuat aku kehilangan separuh nyawaku ...

aku rindu
rindu
rindu...



Komentar