Langsung ke konten utama

Postingan

Sebuah Penyesalan.

Andai Waktu itu jadi pertemuan terakhir kitaa.. Akan ku hentikan waktu Agar tak ada lagi hari² esok dan seterusnya Andai Aku tau kau akan tinggalkan ku Mungkin dari awal aku kan memilih untuk tidak dipertemukan.. Karna sakitnya perpisahan ini sungguh menyesakkan dada.. Tapi apadaya jika itu apa yang jadi bhagyamu...... Aku Rela, Bahagialah Biarkan ku hapus semua memory tentangmu Takkan ku ingat lagi senyum itu...
Postingan terbaru
Hari ini ku cari senja Namun tak kutemukan Langit perlahan gelap Seolah tau akan kebimbangan hati ini Lari dan terus berlari Mencari sesuatu yang tak pasti Senja dimana kau ? Mengapa begitu sulit kau untuk ku cari Langit seolah sudah tak mampu menahan beban yang d tanggungnya Seketika hujan pun trun bersama air mata yg juga mulai jatuh Kenapa ? Jarak selalu tak bersahabat Waktu pun tak juga mempertemukan Apa yang harus aku lakukan ? Tetap Setia menanti senja Atau haruskah aku menyerah membunuh setiap rasa ini Kala kerinduan itu muncul ? Entahlah #Halansebuahcatatansaatsenja
Mungkin Dengan Cara itu kita akan Berpisah  Maaf kan aku yang memilih pergi dari pada tetap tinggal Memilih Melupakan daripada mengingat  dan aku memilih untuk tidak peduli dengan cara itu kamu akan pergi  bukan karena aku yang melepas   lebih baik kamu yang membenci Aku Takkan Pernah Lagi memaksakan Engkau untuk tetap Tinggal Lelah aku berkali kali mencaoba Bertahan Namun nyatanya engkau tak berubah.
"Sunny, sunny, Jantungku berdetak tiap ku ingat padamu Sunny, sunny, Mengapa ada yang kurang saat kau tak ada Sunny, sunny, Melihatmu menyentuhmu itu yang kumau Kau tak sempat tanyakan aku Cintakah aku padamu.." Lagi-lagi teringat nama itu, seiring Hujan yang juga Jatuh ke bumi, tak bisa di tahan lagi Tangis Alanisy juga meledak, dan nama itu terus terngiang-ngiang di telinga, Halaaan :'( bukan kah kita akan bertemu di ujung Senja ? kita ke pasar malam walau cuman membeli kembang gula pavorit kita ? atau hanya sekedar mengusili para pasangan muda yang sedang di mabuk asmara.. maafkan aku, aku yang tak sempat membalas rasa sayangmu, aku yang belum bisa menjawab, aku hanya takut, takut jika suatu saat rasa telah tumbuh engkau pergi.. maaf kan aku yang menolak untuk menjadi kekasihmu dan memilih menjadi sahabatmu, maaf aku yang telah berbohong pada diriku sendiri padahal dalam hati jelas-jelas aku ingin lebih dari jadi sahabatmu, hanya saja saat itu aku...
Selama itukah aku terlelap ? sampai aku tak tahu kini Salju telah berganti menjadi Tunas-tunas baru yang indah selama itu kah aku pergi sampai aku tak tahu kini bayi itu telah beranjak menjadi remaja ? Selama itu kah aku pergi ? sampai aku tak tahu kini desa kecil itu telah berubah menjadi kota metropolitan  haaah... ada apa dengan semua ini ? kenapa waktu begitu cepat berlalu ? serasa tadi aku melihatnya tapi kini ia telah beralu, secepat mata berkedip namun masih tetap ada yang mengganjal di hati, walau sudah hampir se abad aku masih belum bisa menemukannya, telah ku arungi 7 samudera, namun tetap saja ia tiada ibarat mencari air di tengah gurun pasir seperti itulah aku mencari kesana kemari namun hasilnya masih nihil padahal aku sudah lelah 
Kenapa harus Musik ? karena dengan Music aku mampu bercerita tentang isi hatiku. karena dengan Music aku mampu mengingat Semua memori yang entah itu sedih,bahagia,menyakitkan, dan lainnya aku sang Ahli music ? Bukan.. Musisi ?? Bukan.. Penyanyi ? Bukan Juga.. Aku tak mengerti Semua Itu .. aku hanya Penikmat Music, aku lebih senang mendengarkan aku merasa lebih tenang dengan music
Pernah ada yang bertanya apa tidak bosan Hidup terus dalam sangkar Tak bisa terbang Bebas, Tak bisa Bermain Kesana Kemari.. Aku hanya tersenyum, kenapa meraka melihatku seperti Tersiksa sekali ? padahal aku senang, malah bahagia dengan duniaku.. walau kadang aku juga iri